Shahih Bukhari Hadits 1715 - Eksekusi Pengkhianat Saat Masuk Makkah

Tidak Ada Perlindungan di Ka'bah Untuk Pengkhianat Perang

Shahih BukhariNomor Hadis 1715

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَامَ الْفَتْحِ وَعَلَى رَأْسِهِ الْمِغْفَرُ فَلَمَّا نَزَعَهُ جَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ إِنَّ ابْنَ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِأَسْتَارِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ اقْتُلُوهُ

Anas bin Malik Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki Makkah pada tahun Penaklukan Makkah dengan mengenakan pelindung kepala terbuat dari besi diatas kepala Beliau. Ketika Beliau melepaskannya, datang seseorang lalu berkata: "Sesungguhnya Ibnu Khathal sedang berlindung di balik kain penutup Ka'bah". Maka Beliau berkata: "Bunuhlah dia".

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Diperbolehkan bagi seseorang untuk memakai perlengkapan keamanan perang seperti penutup kepala dari besi saat memasuki sebuah wilayah.
  • Seseorang yang memiliki dosa pengkhianatan atau kejahatan perang yang sangat berat bisa dijatuhi hukuman mati oleh pihak pemerintah.
  • Kesucian bangunan Ka'bah tidak serta merta menjadi tameng perlindungan bagi penjahat besar yang sudah pantas menerima hukuman qisas.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami