Shahih Bukhari Hadits 1750 - Madinah Menyaring Manusia Seperti Pandai Besi
Kota Madinah Membersihkan Dirinya dari Orang Buruk
Shahih Bukhari : 1750
Shahih BukhariNomor Hadis 1750
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَبَّاسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَايَعَهُ عَلَى الْإِسْلَامِ فَجَاءَ مِنْ الْغَدِ مَحْمُومًا فَقَالَ أَقِلْنِي فَأَبَى ثَلَاثَ مِرَارٍ فَقَالَ الْمَدِينَةُ كَالْكِيرِ تَنْفِي خَبَثَهَا وَيَنْصَعُ طَيِّبُهَا
Jabir Diriwayatkan dari:
Ada seorang 'Arab Badwi menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu berbai'at untuk masuk Islam. Keesokan harinya dia datang lagi dalam keadaan menderita sakit demam lalu berkata: "Bebaskan aku (Batalkan baiatku)". (Dia minta keluar dari Islam). Namun Beliau tidak mengabulkannya. Permintaannya itu dilakukan hingga tiga kali. Maka Beliau bersabda: "Madinah ini seperti alat penempa besi, yang membersihkan orang-orang jelek darinya dan akan menyeleksi orang-orang yang baik saja (untuk tinggal didalamnya)".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kota Madinah memiliki keistimewaan luar biasa bisa membersihkan dirinya dari orang-orang yang tidak memiliki ketulusan iman.
- Ujian sakit seperti penyakit demam bisa menjadi cobaan iman bagi seseorang yang baru memutuskan memeluk agama Islam.
- Seorang pemimpin atau pembimbing berhak menolak permintaan yang merugikan ketaatan seseorang pada agamanya.
