Shahih Bukhari Hadits 1753 - Kecintaan Nabi kepada Kota Madinah
Rasa Rindu dan Cinta Rasulullah pada Kota Madinah
Shahih Bukhari : 1753
Shahih BukhariNomor Hadis 1753
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ الْمَدِينَةِ أَوْضَعَ رَاحِلَتَهُ وَإِنْ كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila pulang dari bepergian dan melihat dataran tinggi kota Madinah, Beliau mempercepat jalan unta Beliau dan bila menunggang hewan lain Beliau memacunya karena kecintaannya (kepada Madinah).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memiliki rasa cinta terhadap tempat tinggal dan masyarakat sekitarnya adalah perilaku yang sangat manusiawi.
- Rasulullah sering menunjukkan kebahagiaan yang nyata setiap kali mendekati Madinah setelah menempuh perjalanan.
- Mempercepat langkah untuk segera kembali ke tengah-tengah keluarga sepulang bekerja atau bepergian termasuk perbuatan sunnah.
