Shahih Bukhari Hadits 1754 - Pahala Setiap Jejak Langkah Menuju Masjid
Pahala Berjalan Kaki Menuju Masjid dari Rumah Jauh
Shahih Bukhari : 1754
Shahih BukhariNomor Hadis 1754
حَدَّثَنَا ابْنُ سَلَامٍ أَخْبَرَنَا الْفَزَارِيُّ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَرَادَ بَنُو سَلِمَةَ أَنْ يَتَحَوَّلُوا إِلَى قُرْبِ الْمَسْجِدِ فَكَرِهَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُعْرَى الْمَدِينَةُ وَقَالَ يَا بَنِي سَلِمَةَ أَلَا تَحْتَسِبُونَ آثَارَكُمْ فَأَقَامُوا
Anas Diriwayatkan dari:
Bani Salamah berkehendak untuk pindah tempat tinggal yang mendekat dengan masjid (Nabawi), namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kurang setuju bila Madinah kosong ditinggal manusia, maka Beliau berkata: "Wahai Bani Salamah, bukankah jejak langkah kalian akan diperhitungkan?" Maka mereka tetap tinggal di tempat mereka semula.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap jejak langkah kita saat berjalan dari rumah menuju masjid memiliki nilai pahala yang selalu dicatat rapi oleh malaikat.
- Pentingnya mengatur sebaran tempat tinggal agar wilayah sekitar kota tidak kosong dan tetap hidup beriringan.
- Semakin jauh jarak berjalan kaki menuju tempat ibadah secara wajar, semakin bertambah pula catatan amal yang diterima.
