Shahih Bukhari Hadits 1767 - Panduan Mudah Melihat Hilal Untuk Jadwal Puasa
Petunjuk Menetapkan Hilal untuk Mengawali Ibadah Puasa
Shahih Bukhari : 1767
Shahih BukhariNomor Hadis 1767
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّه صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ وَقَالَ غَيْرُهُ عَنْ اللَّيْثِ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ وَيُونُسُ لِهِلَالِ رَمَضَانَ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jika kamu melihatnya maka berpuasalah dan jika kamu melihatnya lagi maka berbukalah. Apabila kalian terhalang oleh awan maka perkirakanlah jumlahnya (jumlah hari disempurnakan)."Dan berkata selainnya dari [Al Laits] telah menceritakan kepada saya ['Uqail] dan [Yunus]: "Ini maksudnya untuk hilal bulan Ramadhan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Patokan hitungan peribadatan dalam agama sejalan dengan perubahan nyata bulan di angkasa, sehingga teratur dan tepat waktu.
- Cara terbaik menentukan waktu masuk keluar bulan ibadah menggunakan kepastian melihat bentuk fisik hilal dari mata langsung.
- Apabila halangan cuaca menyelimuti malam hari, keputusan akhir mengacu pada hitungan genap angka bulat yang aman dipertanggungjawabkan.
