Shahih Bukhari Hadits 1776 - Pedoman Sempurnakan Hitungan Bulan Sya'ban

Aturan Jelas Menentukan Kapan Mulai Berpuasa

Shahih BukhariNomor Hadis 1776

حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ

Muhammad bin Ziyad Diriwayatkan dari:

Aku mendengar Abu Hurairah radliyallahu 'anhu berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, atau katanya Abu Al Qasim shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda:"Berpuasalah kalian dengan melihatnya (hilal) dan berbukalah dengan melihatnya pula. Apabila kalian terhalang oleh awan maka sempurnakanlah jumlah bilangan hari bulan Sya'ban menjadi tiga puluh."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Permulaan ibadah puasa Ramadhan mutlak harus diputuskan dengan pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal).
  • Waktu berakhirnya puasa menuju hari lebaran juga wajib bersandar pada ketetapan dari melihat hilal.
  • Saat awan menghalangi observasi, umat Islam diminta menyempurnakan hitungan kalender Sya'ban menjadi tiga puluh hari.
  • Hukum agama memberikan jalan tengah yang tidak memberatkan di tengah keterbatasan penglihatan manusia.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami