Shahih Bukhari Hadits 1774 - Menyempurnakan Bulan Menjadi Genap Tiga Puluh Hari

Menggenapkan Hari Bulan Sya'ban Jika Hilal Tak Terlihat

Shahih BukhariNomor Hadis 1774

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ لَيْلَةً فَلَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ

Abdullah bin Umar Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Satu bulan itu berjumlah dua puluh sembilan malam (hari) maka janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihatnya. Apabila kalian terhalang oleh awan maka sempurnakanlah jumlahnya menjadi tiga puluh."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Jumlah waktu dalam satu bulan di sistem kalender Hijriah dapat berjumlah tepat dua puluh sembilan malam.
  • Patokan utama memulai pelaksanaan ibadah puasa adalah terbuktinya kemunculan hilal secara fisik.
  • Jika pandangan tertutup awan tebal, umat Islam wajib menggenapkan hitungan bulan berjalan menjadi tiga puluh hari.
  • Ajaran Islam mencegah kebingungan umat dengan memberikan pedoman kalender yang jelas saat cuaca buruk.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami