Shahih Bukhari Hadits 1807 - Rukhsah Safar

Kebebasan Memilih Puasa atau Berbuka Saat Bepergian (Safar)

Shahih BukhariNomor Hadis 1807

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ حَمْزَةَ بْنَ عَمْرٍو الْأَسْلَمِيَّ قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَأَصُومُ فِي السَّفَرِ وَكَانَ كَثِيرَ الصِّيَامِ فَقَالَ إِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ فَأَفْطِرْ

Aisyah Diriwayatkan dari:

Hamzah bin 'Amru Al Aslamiy berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Apakah aku boleh berpuasa saat bepergian?" Dia adalah orang yang banyak berpuasa. Maka Beliau menjawab: "Jika kamu mau berpuasalah dan jika kamu mau berbukalah."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Seseorang yang sedang bepergian jauh (musafir) memiliki kebebasan dan keringanan hukum untuk memilih antara berpuasa atau tidak.
  • Bagi mereka yang memiliki fisik prima dan perjalanan tidak terlalu memberatkan, diperbolehkan untuk tetap berpuasa.
  • Agama Islam dirancang untuk memberikan banyak keringanan (rukhsah) dan keluwesan, agar ibadah tidak menjadi sumber penderitaan atau kesakitan umat.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami