Shahih Bukhari Hadits 1836 - Keseimbangan Shalat Malam dan Tidur
Keseimbangan Nabi dalam Puasa, Shalat Malam, dan Waktu Tidur
Shahih Bukhari : 1836
Shahih BukhariNomor Hadis 1836
حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ حُمَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ مِنْ الشَّهْرِ حَتَّى نَظُنَّ أَنْ لَا يَصُومَ مِنْهُ وَيَصُومُ حَتَّى نَظُنَّ أَنْ لَا يُفْطِرَ مِنْهُ شَيْئًا وَكَانَ لَا تَشَاءُ تَرَاهُ مِنْ اللَّيْلِ مُصَلِّيًا إِلَّا رَأَيْتَهُ وَلَا نَائِمًا إِلَّا رَأَيْتَهُ وَقَالَ سُلَيْمَانُ عَنْ حُمَيْدٍ أَنَّهُ سَأَلَ أَنَسًا فِي الصَّوْمِ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah tidak berpuasa selama sebulan hingga kami menduga beliau tidak pernah puasa seharipun dari bulan itu. Dan pernah juga Beliau puasa hingga seolah-olah kami menduga beliau belum pernah tidak puasa seharipun. Dan seandainya kamu ingin melihat di malam hari Beliau shalat pasti kalian akan melihat Beliau sedang shalat, namun begitu juga saat kamu ingin melihat Beliau tidur, pasti kamu akan melihat Beliau sedang tidur".Dan berkata Sulaiman dari [Humaid] bahwa dia pernah bertanya kepada [Anas] tentang shaum Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keseimbangan waktu antara ibadah shalat malam dan istirahat tidur adalah ajaran utama dari Rasulullah.
- Agama Islam tidak membebani umatnya untuk menghabiskan seluruh malam hanya untuk shalat tanpa tidur.
- Rutinitas puasa sunnah bisa disesuaikan, kadang kita bisa memperbanyak puasa dan kadang kita bisa beristirahat.
- Teladan Rasulullah selalu mengedepankan jalan pertengahan dalam segala bentuk peribadahan.
