Shahih Bukhari Hadits 1875 - Keutamaan Puasa dan Lailatul Qadar
Keutamaan Menghidupkan Bulan Puasa dan Malam Lailatul Qadar
Shahih Bukhari : 1875
Shahih BukhariNomor Hadis 1875
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَفِظْنَاهُ وَإِنَّمَا حَفِظَ مِنَ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ تَابَعَهُ سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang melaksanakan shaum Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa yang menegakkan lailatul qadar karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya."Hadits ini dikuatkan pula oleh [Sulaiman bin Katsir] dari [Az Zuhriy].
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berpuasa dan beribadah di bulan Ramadhan mendatangkan jaminan ampunan dosa bila dikerjakan dengan hati yang ikhlas.
- Pentingnya meluruskan niat dalam beribadah agar murni hanya untuk Allah dan bukan karena paksaan pihak lain.
- Malam Lailatul Qadar memiliki kedudukan yang sangat tinggi sehingga umat Islam dianjurkan mencarinya dengan sungguh-sungguh.
