Shahih Bukhari Hadits 1901 - Nadzar I'tikaf

Menepati Janji Ibadah: Kisah Nadzar Umar di Masa Jahiliyah

Shahih BukhariNomor Hadis 1901

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَخِيهِ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلَالٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي نَذَرْتُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ أَنْ أَعْتَكِفَ لَيْلَةً فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْفِ نَذْرَكَ فَاعْتَكَفَ لَيْلَةً

Umar bin Al Khaththab Diriwayatkan dari:

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Abdullah] dari [saudaranya] dari [Sulaiman bin Bilal] dari ['Ubaidullah bin 'Umar] dari [Nafi'] dari ['Abdullah bin 'Umar] dari 'Umar bin Al Khaththab radliyallahu 'anhu bahwaDia berkata: "Wahai Rasulullah, aku pernah bernadzar di zaman Jahiliyyah untuk beri'tikaf satu malam di Al Masjidil Haram". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepadanya: "Tunaikanlah nadzarmu itu". Maka kemudian 'Umar melaksanakan i'tikafnya pada suatu malam.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Janji nadzar untuk melakukan kebaikan harus ditepati, meskipun diikrarkan sebelum mengenal Islam.
  • Beri'tikaf di Masjidil Haram memiliki keutamaan dan diperbolehkan hanya dalam waktu satu malam saja.
  • Meminta bimbingan ulama atau pemimpin sebelum melaksanakan suatu ibadah yang diragukan hukumnya.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami