Shahih Bukhari Hadits 1946 - Sumpah Palsu
Ancaman Ayat Al-Qur'an Bagi Pedagang yang Bersumpah Palsu
Shahih Bukhari : 1946
Shahih BukhariNomor Hadis 1946
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا أَقَامَ سِلْعَةً وَهُوَ فِي السُّوقِ فَحَلَفَ بِاللَّهِ لَقَدْ أَعْطَى بِهَا مَا لَمْ يُعْطِ لِيُوقِعَ فِيهَا رَجُلًا مِنْ الْمُسْلِمِينَ فَنَزَلَتْ { إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا } الْآيَةَ
Abdullah bin Abu Aufa Diriwayatkan dari:
Ada seseorang menyiapkan barang dagangan di pasar, lalu ia bersumpah atas nama Allah, sesungguhnya ia telah memberikan barang tersebut dengan apa yang tidak ada padanya kepada seseorang dari kaum muslimin, lalu turunlah ayat: {INNAL LADZIINA YASYTARUUNA BI'AHDILLAHI WA AIMAANIHIM TSAMANAN QALIILA} (Sesungguhnya orang-orang yang menukar janjinya dengan Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit). (Al 'Imran: 77).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Bersumpah bohong demi menjebak pembeli agar mau membeli barang dengan harga mahal adalah dosa yang amat besar.
- Menjadikan agama dan nama Allah sebagai alat penipuan dagang akan mendatangkan ancaman keras dalam Al-Qur'an.
- Dalam berniaga, kejujuran tentang harga modal dan penawaran orang lain wajib dijaga tanpa manipulasi cerita.
