Shahih Bukhari Hadits 1953 - Mukjizat Batang Kurma Menangis
Kisah Mengharukan Batang Pohon Kurma yang Menangis
Shahih Bukhari : 1953
Shahih BukhariNomor Hadis 1953
حَدَّثَنَا خَلَّادُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَيْمَنَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ امْرَأَةً مِنْ الْأَنْصَارِ قَالَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا أَجْعَلُ لَكَ شَيْئًا تَقْعُدُ عَلَيْهِ فَإِنَّ لِي غُلَامًا نَجَّارًا قَالَ إِنْ شِئْتِ قَالَ فَعَمِلَتْ لَهُ الْمِنْبَرَ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ قَعَدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ الَّذِي صُنِعَ فَصَاحَتْ النَّخْلَةُ الَّتِي كَانَ يَخْطُبُ عِنْدَهَا حَتَّى كَادَتْ تَنْشَقُّ فَنَزَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَخَذَهَا فَضَمَّهَا إِلَيْهِ فَجَعَلَتْ تَئِنُّ أَنِينَ الصَّبِيِّ الَّذِي يُسَكَّتُ حَتَّى اسْتَقَرَّتْ قَالَ بَكَتْ عَلَى مَا كَانَتْ تَسْمَعُ مِنْ الذِّكْرِ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Ada seorang wanita kaum Anshar berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Wahai Rasulullah, tidakkah sebaiknya aku buatkan sesuatu yang bisa baginda pergunakan untuk duduk karena aku punya anak yang pekerjaannya sebagai tukang kayu?" Beliau menjawab: "Silahkan bila kamu kehendaki." Sahal berkata: "Maka wanita itu membuatkan mimbar.Ketika hari Jum'at Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam duduk diatas mimbar yang telah dibuat tersebut. Lalu batang pohon kurma yang biasanya beliau berkhathbah di atasnya berteriak hingga hampir-hampir batang pohon itu terbelah. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam turun menghampiri batang kayu tersebut lalu memegang dan memeluknya hingga akhirnya batang kayu tersebut merintih dengan perlahan seperti bayi hingga akhirnya berhenti dan menjadi tenang. Beliau berkata: "Batang kayu itu menangis karena dzikir yang pernah didengarnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ini adalah mukjizat kenabian yang menunjukkan bahwa benda mati seperti batang kayu pun bisa merasakan kesedihan dan rindu kepada Rasulullah.
- Sikap kasih sayang dan kelembutan Nabi sangat luar biasa dalam menenangkan siapa saja, bahkan termasuk kepada benda mati.
- Menghadirkan rasa rindu terhadap majelis ilmu dan dzikir adalah sifat yang sangat mulia yang seharusnya dimiliki oleh setiap muslim.
- Diperbolehkan membuat dan menggunakan mimbar untuk keperluan khutbah Jumat.
