Shahih Bukhari Hadits 2057 - Pohon Kurma sebagai Perumpamaan Mukmin
Mengapa Rasulullah Mengumpamakan Orang Mukmin Seperti Pohon Kurma?
Shahih Bukhari : 2057
Shahih BukhariNomor Hadis 2057
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَأْكُلُ جُمَّارًا فَقَالَ مِنْ الشَّجَرِ شَجَرَةٌ كَالرَّجُلِ الْمُؤْمِنِ فَأَرَدْتُ أَنْ أَقُولَ هِيَ النَّخْلَةُ فَإِذَا أَنَا أَحْدَثُهُمْ قَالَ هِيَ النَّخْلَةُ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Aku pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika Beliau sedang memakan kambium pohon kurma lalu bersabda: "Diantara banyak pohon ada satu pohon yang dia seperti seorang mu'min." Maka aku hendak mengatakannya bahwa yang dimaksud Beliau adalah pohon kurma namun saat itu aku adalah yang paling muda usianya diantara mereka yang hadir (sehingga merasa malu untuk mengutarakannya). Kemudian Beliau bersabda: "Dia adalah pohon kurma."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang muslim hendaknya memiliki karakter layaknya pohon kurma yang kuat dan setiap sisinya bermanfaat bagi orang banyak.
- Menjaga etika, rasa malu, serta menghormati orang yang lebih tua di majelis ilmu adalah sifat yang terpuji.
- Rasulullah gemar menggunakan metode perumpamaan untuk mendidik dan merangsang daya pikir para sahabat.
