Shahih Bukhari Hadits 2106 - Kisah Musa dan Khidir Memperbaiki Dinding
Pelajaran Menerima Upah Kerja dari Kisah Nabi Musa dan Khidir
Shahih Bukhari : 2106
Shahih BukhariNomor Hadis 2106
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ يُوسُفَ أَنَّ ابْنَ جُرَيْجٍ أَخْبَرَهُمْ قَالَ أَخْبَرَنِي يَعْلَى بْنُ مُسْلِمٍ وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ يَزِيدُ أَحَدُهُمَا عَلَى صَاحِبِهِ وَغَيْرُهُمَا قَالَ قَدْ سَمِعْتُهُ يُحَدِّثُهُ عَنْ سَعِيدٍ قَالَ قَالَ لِي ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا حَدَّثَنِي أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْطَلَقَا فَوَجَدَا جِدَارًا يُرِيدُ أَنْ يَنْقَضَّ قَالَ سَعِيدٌ بِيَدِهِ هَكَذَا وَرَفَعَ يَدَيْهِ فَاسْتَقَامَ قَالَ يَعْلَى حَسِبْتُ أَنْ سَعِيدًا قَالَ فَمَسَحَهُ بِيَدِهِ فَاسْتَقَامَ { لَوْ شِئْتَ لَاتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًا } قَالَ سَعِيدٌ أَجْرًا نَأْكُلُهُ
Ubay bin Ka'ab Diriwayatkan dari:
Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:"(Keduanya berangkat lalu mendapatkan dinding yang hampir roboh lalu ditegakkan kembali)". Sa'id Berkata: "Ditegakkan dengan tangannya begini." Maka Beliau mengangkat tangannya maka dinding itu kembali tegak kokoh." Ya'laa berkata: "Aku menduga bahwa Sa'id berkata: Maka diusapnya dinding itu dengan tangannya lalu tegak kembali." "{LAU SYI'TA LATTAKHADZTA 'ALAIHI AJRA}(Seandainya engkau mau kamu berhak mengambil upah atas itu)" (Al Kahfi: 77), Sa'id berkata: "Upah yang bisa kita nikmati."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membantu memperbaiki sesuatu secara sukarela dan tanpa meminta pamrih adalah wujud akhlak yang amat baik.
- Sangat wajar dan sah bagi seorang pekerja untuk meminta upah yang layak atas tenaga yang telah ia berikan.
- Membutuhkan bekal makanan untuk hidup adalah alasan rasional yang mengizinkan seseorang meminta imbalan pekerjaannya.
