Shahih Bukhari Hadits 2214 - Prioritas Melunasi Hutang
Sikap Rasulullah Terhadap Harta dan Hutang
Shahih Bukhari : 2214
Shahih BukhariNomor Hadis 2214
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ شَبِيبِ بْنِ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ يُونُسَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ قَالَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ لِي مِثْلُ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا يَسُرُّنِي أَنْ لَا يَمُرَّ عَلَيَّ ثَلَاثٌ وَعِنْدِي مِنْهُ شَيْءٌ إِلَّا شَيْءٌ أُرْصِدُهُ لِدَيْنٍ رَوَاهُ صَالِحٌ وَعُقَيْلٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Seandainya aku memiliki emas sebesar bukit Uhud yang membuat aku senang tentu tidak akan bersamaku melebihi tiga hari dan bagiku tidak akan ada yang tersisa kecuali satu saja yang aku siapkan untuk membayar hutang."Hadits ini juga diriwayatkan oleh [Shalih] dan ['Uqail] dari [Az Zuhriy].
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang muslim tidak dianjurkan berlama-lama menumpuk harta yang tidak dimanfaatkan untuk kebaikan.
- Mempersiapkan dana khusus untuk melunasi hutang sangat dianjurkan dan diprioritaskan oleh Nabi.
- Rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap hak orang lain wajib dimiliki oleh setiap mukmin.
