Shahih Bukhari Hadits 2219 - Melunasi Hutang dengan Tambahan
Nabi Membayar Hutang Jabir dan Memberikan Tambahan
Shahih Bukhari : 2219
Shahih BukhariNomor Hadis 2219
حَدَّثَنَا خَلَّادُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ حَدَّثَنَا مُحَارِبُ بْنُ دِثَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ قَالَ مِسْعَرٌ أُرَاهُ قَالَ ضُحًى فَقَالَ صَلِّ رَكْعَتَيْنِ وَكَانَ لِي عَلَيْهِ دَيْنٌ فَقَضَانِي وَزَادَنِي
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam saat Beliau berada di masjid. Mis'ar berkata: "Aku menduga dia berkata: "saat waktu dluha." Berkata Jabir bin 'Abdullah: "Beliau mengerjakan shalat dua raka'at." Ketika itu Beliau mempunyai hutang kepadaku. Maka Beliau membayarnya dan memberi tambahan kepadaku."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mengerjakan shalat dua rakaat saat masuk ke dalam masjid (tahiyatul masjid) sangat dianjurkan.
- Dianjurkan bagi orang yang berhutang untuk memberikan tambahan hadiah saat melunasi hutangnya tanpa paksaan.
- Tidak ada unsur riba jika tambahan tersebut murni karena keikhlasan dari pihak peminjam secara tiba-tiba.
