Shahih Bukhari Hadits 2394 - Sunnah Menerima Minyak Wangi
Anjuran Sunnah Untuk Tidak Menolak Pemberian Minyak Wangi
Shahih Bukhari : 2394
Shahih BukhariNomor Hadis 2394
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا عَزْرَةُ بْنُ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي ثُمَامَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ دَخَلْتُ عَلَيْهِ فَنَاوَلَنِي طِيبًا قَالَ كَانَ أَنَسٌ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لَا يَرُدُّ الطِّيبَ قَالَ وَزَعَمَ أَنَسٌ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَرُدُّ الطِّيبَ
Tsumamah bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Aku menemuinya lalu ia menyodorkan minyak wangi kepadaku seraya berkata: Anas radliyallahu 'anhu tidak menolak minyak wangi." Dia berkata: "Dan Anas yakin bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menolak jika ditawarkan minyak wangi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dianjurkan bagi seorang muslim untuk tidak menolak pemberian atau tawaran berupa minyak wangi yang baik.
- Menggunakan minyak wangi merupakan salah satu kebiasaan yang paling disukai dan sering dilakukan oleh Rasulullah.
- Menyediakan dan memberikan wewangian untuk tamu adalah salah satu bentuk penghormatan dan akhlak yang mulia dalam Islam.
