Shahih Bukhari Hadits 2223 - Tanggungan Keluarga Miskin
Tanggung Jawab Pemimpin Terhadap Keluarga yang Ditinggalkan
Shahih Bukhari : 2223
Shahih BukhariNomor Hadis 2223
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِوَرَثَتِهِ وَمَنْ تَرَكَ كَلًّا فَإِلَيْنَا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Siapa yang (mati) meninggalkan harta maka hartanya itu untuk ahli warisnya dan siapa yang meninggalkan keluarga yang miskin maka menjadi tanggungan kami."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Harta warisan sepenuhnya menjadi hak milik para ahli waris setelah dipotong hutang dan wasiat.
- Pemerintah muslim wajib memberikan santunan dan menanggung hidup warga miskin yang ditinggalkan keluarganya.
- Islam memiliki sistem jaminan sosial yang luar biasa bagi mereka yang lemah dan tidak punya sandaran.
