Shahih Bukhari Hadits 2353 - Amal Kebaikan Saat Masa Jahiliyah
Apakah Amal Kebaikan Masa Jahiliyah Mendapat Pahala?
Shahih Bukhari : 2353
Shahih BukhariNomor Hadis 2353
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ أَخْبَرَنِي أَبِي أَنَّ حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَعْتَقَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ مِائَةَ رَقَبَةٍ وَحَمَلَ عَلَى مِائَةِ بَعِيرٍ فَلَمَّا أَسْلَمَ حَمَلَ عَلَى مِائَةِ بَعِيرٍ وَأَعْتَقَ مِائَةَ رَقَبَةٍ قَالَ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ أَشْيَاءَ كُنْتُ أَصْنَعُهَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ كُنْتُ أَتَحَنَّثُ بِهَا يَعْنِي أَتَبَرَّرُ بِهَا قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْلَمْتَ عَلَى مَا سَلَفَ لَكَ مِنْ خَيْرٍ
Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Hisyam] telah menceritakan kepadaku [bapakku] bahwaHakim bin Hizam radliyallahu 'anhu pada zaman jahiliyah membebaskan seratus budak dan membawa tebusannya dengan seratus unta. Setelah dia masuk Islam dia membawa seratus unta untuk membebaskan seratus budak. Dia berkata: aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, aku katakan: "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda tentang sesuatu perbuatan yang aku pernah mengerjakannya di zaman jahiliyah, aku pernah bertahannuts (mengasingkan diri) untuk mencari kebaikan." Dia berkata: Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalau kamu Islam, kamu akan mendapat dari kebaikan yang kamu lakukan dahulu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hidayah agama Islam secara ajaib akan menghidupkan dan menyempurnakan pahala amal kebaikan sebelum masuk Islam.
- Setiap bentuk kebaikan kemanusiaan seperti bersedekah atau membebaskan perbudakan bisa mengundang pahala asalkan dibalut tauhid.
- Tuhan tidak akan menyia-nyiakan dorongan hati nurani hamba-Nya untuk menolong sesama walau belum mengenal Islam.
- Senantiasa melanjutkan rutinitas berbuat baik di masa lalu adalah bagian dari mempercantik iman yang baru tumbuh.
