Shahih Bukhari Hadits 2358 - Pahala Ganda Membebaskan dan Menikahi Budak
Hukum dan Pahala Membebaskan Kemudian Menikahi Budak Wanita
Shahih Bukhari : 2358
Shahih BukhariNomor Hadis 2358
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ سَمِعَ مُحَمَّدَ بْنَ فُضَيْلٍ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَتْ لَهُ جَارِيَةٌ فَعَالَهَا فَأَحْسَنَ إِلَيْهَا ثُمَّ أَعْتَقَهَا وَتَزَوَّجَهَا كَانَ لَهُ أَجْرَانِ
Abu Musa Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Siapa yang memiliki budak wanita lalu memberikan hak-haknya dan bersikap baik kepadanya kemudian dia bebaskan lalu dinikahinya maka baginya mendapat dua pahala."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membimbing bawahan dengan pengajaran hak-haknya serta memperlakukan baik adalah amal perbuatan yang mulia.
- Seorang mukmin akan mendapatkan limpahan ganjaran dua pahala bila membebaskan wanita dari kelemahan sosialnya menjadi istri merdeka.
- Pernikahan dalam Islam merupakan alat pelindung kehormatan yang tidak mengenal perbedaan kasta di masa lalunya.
- Berbuat kebaikan pada kelas orang yang termarjinalkan akan mendapat apresiasi luar biasa di sisi pengadilan Tuhan kelak.
