Shahih Bukhari Hadits 2370 - Adab Makan Bersama Pembantu
Adab Majikan Mengajak Pembantu Makan Bersama
Shahih Bukhari : 2370
Shahih BukhariNomor Hadis 2370
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَى أَحَدَكُمْ خَادِمُهُ بِطَعَامِهِ فَإِنْ لَمْ يُجْلِسْهُ مَعَهُ فَليُنَاوِلْهُ لُقْمَةً أَوْ لُقْمَتَيْنِ أَوْ أُكْلَةً أَوْ أُكْلَتَيْنِ فَإِنَّهُ وَلِيَ عِلَاجَهُ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:"Jika seorang dari kalian didatangi pembantunya dengan membawa makanan, lantas dia tidak mengajaknya duduk makan bersamanya, hendaklah dia berikan kepadanya satu suap atau dua suap atau satu makanan atau dua makanan, karena dia yang mendapatkan panasnya (ketika memasak) dan disebabkan dia pula makanan bisa dihidangkan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dianjurkan mengajak pelayan atau pembantu untuk duduk makan bersama makanan yang mereka siapkan.
- Jika tidak bisa makan bersama, minimal berikanlah sebagian makanan tersebut kepada mereka.
- Islam mengajarkan empati tinggi terhadap rasa lelah orang yang sudah bersusah payah memasak hidangan.
