Shahih Bukhari Hadits 2374 - Ketentuan Hak Perwalian Hamba Sahaya
Hak Perwalian (Wala') Hanyalah Milik Orang yang Membebaskan
Shahih Bukhari : 2374
Shahih BukhariNomor Hadis 2374
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ أَرَادَتْ عَائِشَةُ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ أَنْ تَشْتَرِيَ جَارِيَةً لِتُعْتِقَهَا فَقَالَ أَهْلُهَا عَلَى أَنَّ وَلَاءَهَا لَنَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَمْنَعُكِ ذَلِكِ فَإِنَّمَا الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ
Abdullah bin Umar Diriwayatkan dari:
'Aisyah, Ummul Mu'minin berniat membeli seorang budak wanita untuk dibebaskannya. Maka tuan dari budak tersebut berkata bahwa perwalian budak tersebut tetap milik kami. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hal itu janganlah menghalangi kamu, karena perwalian menjadi milik orang yang membebaskannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Syarat yang merugikan pihak pembeli dalam membebaskan budak bisa ditolak karena tidak sesuai tuntunan syariat.
- Hak perwalian (wala') adalah balasan khusus bagi mereka yang mau berkorban memerdekakan manusia.
- Ketetapan Rasulullah adalah jalan keluar yang membatalkan adat istiadat jual beli yang memberatkan.
