Shahih Bukhari Hadits 2469 - Pujian Memotong Punggung
Teguran Keras Terhadap Pujian Berlebihan yang Merusak Akhlak
Shahih Bukhari : 2469
Shahih BukhariNomor Hadis 2469
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ صَبَّاحٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ حَدَّثَنَا بُرَيْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يُثْنِي عَلَى رَجُلٍ وَيُطْرِيهِ فِي مَدْحِهِ فَقَالَ أَهْلَكْتُمْ أَوْ قَطَعْتُمْ ظَهَرَ الرَّجُلِ
Abu Musa Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendengar seseorang memuji seseorang dan berlebihan dalam memujinya, maka Beliau bersabda: "Kalian telah binasa atau kalian telah memotong punggung seseorang."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memuji orang lain dengan kalimat yang terlampau tinggi dapat merusak kerendahan hati orang yang menerima pujian tersebut.
- Seorang muslim diajarkan untuk menjaga perkataannya dari sikap berlebih-lebihan dalam segala urusan, termasuk memberikan sanjungan.
- Pujian yang tidak pada tempatnya justru bisa menjadi beban batin bagi seseorang dan mengurangi rasa ikhlasnya kepada Allah.
