Shahih Bukhari Hadits 2499 - Larangan Membuat Perkara Bid'ah
Peringatan Hadis Tentang Menambah Perkara Baru dalam Agama (Bid'ah)
Shahih Bukhari : 2499
Shahih BukhariNomor Hadis 2499
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ رَوَاهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ الْمَخْرَمِيُّ وَعَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَبِي عَوْنٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Siapa yang membuat perkara baru dalam urusan kami ini yang tidak ada perintahnya maka perkara itu tertolak."Diriwayatkan pula oleh ['Abdullah bin Ja'far Al Makhramiy] dan ['Abdul Wahid bin Abu 'Aun] dari [Sa'ad bin Ibrahim].
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ibadah dan segala urusan syariat agama harus merujuk pada ajaran serta contoh nyata dari Nabi Muhammad.
- Menciptakan aturan atau ibadah baru yang tidak pernah diajarkan Rasulullah akan membuat amal tersebut ditolak oleh Allah.
- Seorang muslim wajib menjaga kemurnian ajaran Islam dengan cara menjauhi penambahan hal-hal yang tidak memiliki dasar kuat.
