Shahih Bukhari Hadits 2536 - Bantahan Aisyah Tentang Wasiat Kekhalifahan Ali
Klarifikasi Aisyah Terkait Wasiat Kepemimpinan Nabi
Shahih Bukhari : 2536
Shahih BukhariNomor Hadis 2536
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ قَالَ ذَكَرُوا عِنْدَ عَائِشَةَ أَنَّ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا كَانَ وَصِيًّا فَقَالَتْ مَتَى أَوْصَى إِلَيْهِ وَقَدْ كُنْتُ مُسْنِدَتَهُ إِلَى صَدْرِي أَوْ قَالَتْ حَجْرِي فَدَعَا بِالطَّسْتِ فَلَقَدْ انْخَنَثَ فِي حَجْرِي فَمَا شَعَرْتُ أَنَّهُ قَدْ مَاتَ فَمَتَى أَوْصَى إِلَيْهِ
Al Aswad Diriwayatkan dari:
Orang-orang menyebutkan di hadapan ['Aisyah] bahwa 'Ali radliyallahu 'anhuma menerima wasiat (kekhalifahan). Maka dia bertanya: "Kapan Beliau memberi wasiat itu kepadanya padahal aku adalah orang yang selalu menyandarkan Beliau di dadaku (saat menjelang wafat Beliau)? -Atau dia berkata: berada dalam pangkuanku- dimana Beliau meminta air dalam wadah (terbuat dari tembaga) hingga Beliau jatuh dalam pangkuanku dan aku tidak sadar kalau Beliau sudah wafat. Jadi kapan Beliau memberi wasiat kepadanya?"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Klarifikasi sejarah dari saksi mata yang tepercaya sangat penting untuk mencegah meluasnya paham atau informasi palsu.
- Detik-detik akhir Rasulullah yang wafat di pangkuan Aisyah membuktikan kedekatan dan kemuliaan status istri Nabi.
- Tidak ada penunjukan penguasa atau khalifah secara eksklusif dan diam-diam oleh Nabi menjelang kematiannya.
