Shahih Bukhari Hadits 2554 - Anjuran Bersedekah Menggantikan Ibu
Pintu Amal Terbuka Meski Ibu Meninggal Mendadak
Shahih Bukhari : 2554
Shahih BukhariNomor Hadis 2554
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَأُرَاهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ تَصَدَّقْ عَنْهَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Ada seorang laki-laki yang berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia secara mendadak dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bershadaqah. Apakah aku boleh bershadaqah atas namanya?" Beliau menjawab: "Ya, bershadaqahlah atasnya!"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Anak dianjurkan untuk mewujudkan keinginan atau kebiasaan baik orang tua yang belum sempat terlaksana akibat ajal.
- Kematian yang mendadak bukanlah tanda keburukan, yang terpenting adalah amal yang ditinggalkan.
- Sedekah merupakan cara terbaik bagi keturunan untuk menjaga komunikasi rohani dengan keluarga di alam kubur.
