Shahih Bukhari Hadits 2688 - Fathimah Mengobati Nabi
Hadits Tentang Fathimah Mengobati Luka Nabi dengan Bakaran Tikar
Shahih Bukhari : 2688
Shahih BukhariNomor Hadis 2688
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلٍ قَالَ لَمَّا كُسِرَتْ بَيْضَةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَأْسِهِ وَأُدْمِيَ وَجْهُهُ وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ وَكَانَ عَلِيٌّ يَخْتَلِفُ بِالْمَاءِ فِي الْمِجَنِّ وَكَانَتْ فَاطِمَةُ تَغْسِلُهُ فَلَمَّا رَأَتْ الدَّمَ يَزِيدُ عَلَى الْمَاءِ كَثْرَةً عَمَدَتْ إِلَى حَصِيرٍ فَأَحْرَقَتْهَا وَأَلْصَقَتْهَا عَلَى جُرْحِهِ فَرَقَأَ الدَّمُ
Sahl Diriwayatkan dari:
Ketika topi baja di atas kepala Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pecah dan wajah Beliau berlumuran darah serta gigi geraham Beliau pecah, 'Ali hilir mudik membawakan air dengan perisai sebagai wadahnya. Adalah Fathimah tatkala melihat darah terus mengalir semakin banyak dalam air basuhan dia mengambil tikar lalu membakarnya (sampai menjadi debu) kemudian menempelkannya pada luka Beliau hingga darah berhenti mengalir.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad juga mengalami rasa sakit dan luka yang parah sebagai bentuk perjuangan nyata manusia biasa.
- Boleh menggunakan metode pengobatan darurat dari benda-benda sekitar, seperti abu sisa pembakaran, untuk menghentikan pendarahan.
- Bakti seorang anak dan keluarga dalam merawat orang tuanya yang sedang sakit atau terluka.
