Shahih Bukhari Hadits 2693 - Kesederhanaan Senjata Muslim
Hadits Tentang Kesederhanaan Perhiasan Pedang Pejuang Islam
Shahih Bukhari : 2693
Shahih BukhariNomor Hadis 2693
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ بْنَ حَبِيبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُ لَقَدْ فَتَحَ الْفُتُوحَ قَوْمٌ مَا كَانَتْ حِلْيَةُ سُيُوفِهِمْ الذَّهَبَ وَلَا الْفِضَّةَ إِنَّمَا كَانَتْ حِلْيَتُهُمْ الْعَلَابِيَّ وَالْآنُكَ وَالْحَدِيدَ
Abu Umamah Diriwayatkan dari:
Kaum Muslimin telah menaklukkan banyak wilayah namun perhiasan pedang mereka bukanlah emas dan perak. Perhiasan mereka tidak lain adalah al-'Alaby (ikat leher unta yang digunakan sebagai penghias pedang), tombak yang tajam, dan pedang besi.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kemenangan tidak ditentukan oleh seberapa mewah senjata yang dimiliki, tetapi oleh kekuatan iman dan keberanian.
- Islam mengajarkan kesederhanaan dan menghindari sikap berlebih-lebihan (mewah), termasuk dalam menghias peralatan perang.
- Para sahabat fokus pada fungsi senjata yaitu ketajaman dan kekuatan besi, bukan pada nilai estetika yang menghamburkan uang.
