Shahih Bukhari Hadits 2716 - Doa Rasulullah untuk Menghancurkan Pasukan Sekutu di Perang Ahzab
Kekuatan Doa Nabi Menghadapi Pasukan Ahzab
Shahih Bukhari : 2716
Shahih BukhariNomor Hadis 2716
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْأَحْزَابِ عَلَى الْمُشْرِكِينَ فَقَالَ اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ سَرِيعَ الْحِسَابِ اللَّهُمَّ اهْزِمْ الْأَحْزَابَ اللَّهُمَّ اهْزِمْهُمْ وَزَلْزِلْهُمْ
Abdullah bin Abu Aufa Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdo'a ketika perang Al Ahzab terhadap kaum musyrikin (Beliau berdo'a untuk kebinasaan mereka): "Ya Allah, Yang Menurunkan kitab, Yang Maha cepat perhitungan-Nya. Ya Allah, kalahkanlah pasukan sekutu (Al Ahzab). Ya Allah, kalahkanlah mereka dan guncangkanlah mereka".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Doa yang ikhlas adalah benteng dan perisai paling ampuh bagi umat Islam di kala sedang berhadapan dengan lawan.
- Mengucapkan puji-pujian kepada kebesaran asma Allah merupakan adab yang disyariatkan saat kita menyampaikan keinginan besar.
- Meminta campur tangan Allah untuk mengguncangkan barisan musuh yang jahat sangat diperbolehkan apabila keadaannya mendesak.
