Shahih Bukhari Hadits 2717 - Ujian Berat Rasulullah Saat Shalat di Naungan Ka'bah
Balasan Setimpal Bagi Pemuka Quraisy yang Mendzalimi Nabi
Shahih Bukhari : 2717
Shahih BukhariNomor Hadis 2717
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي ظِلِّ الْكَعْبَةِ فَقَالَ أَبُو جَهْلٍ وَنَاسٌ مِنْ قُرَيْشٍ وَنُحِرَتْ جَزُورٌ بِنَاحِيَةِ مَكَّةَ فَأَرْسَلُوا فَجَاءُوا مِنْ سَلَاهَا وَطَرَحُوهُ عَلَيْهِ فَجَاءَتْ فَاطِمَةُ فَأَلْقَتْهُ عَنْهُ فَقَالَ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ لِأَبِي جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ وَعُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَالْوَلِيدِ بْنِ عُتْبَةَ وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ وَعُقْبَةَ بْنِ أَبِي مُعَيْطٍ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَلَقَدْ رَأَيْتُهُمْ فِي قَلِيبِ بَدْرٍ قَتْلَى قَالَ أَبُو إِسْحَاقَ وَنَسِيتُ السَّابِعَ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ وَقَالَ يُوسُفُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ أُمَيَّةُ بْنُ خَلَفٍ وَقَالَ شُعْبَةُ أُمَيَّةُ أَوْ أُبَيٌّ وَالصَّحِيحُ أُمَيَّةُ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat di naungan Ka'bah, Abu Jahal dan orang-orang dari Quraisy berkata satu sama lain. Kemudian mereka menyembelih (unta) di luar sekitar Makkah lalu mengutus orang untuk mengambilnya kemudian mereka datang dengan membawa isi perutnya (jeraan) lalu melemparkannya ke (punggung) Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian Fathimah datang lalu menyingkirkannya.Kemudian Beliau berdo'a: "Ya Allah aku serahkan (urusan) suku Quraisy kepadaMu."Ya Allah aku serahkan (urusan) suku Quraisy kepadaMu."Ya Allah aku serahkan (urusan) suku Quraisy kepadaMu. Terutama Abu Jahal bin Hisyam, 'Utbah bin Rabi'ah, Syaibah bin Rabi'ah, Al Walid bin 'Utbah, Ubay bin Kholaf, 'Uqbah bin Abu Mu'aith". 'Abdullah radliallahu 'anhu berkata: "Sungguh aku melihat orang-orang yang disebut Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam itu terbantai di pinggiran lembah Badar (dalam perang Badar).Abu Ishaq berkata: "Aku lupa orang ketujuh yang disebut Beliau".Dan berkata Abu 'Abdullah (Al Bukhariy): dan berkata [Yusuf bin Ishaq] dari [Abu Ishaq]: "Umayyah bin Khalaf". Dan berkata Syu'bah: "Umayyah atau Ubay? Dan yang benar adalah Umayyah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tantangan berdakwah yang dijalani Rasulullah tidaklah mudah karena ia sempat mengalami kekerasan fisik langsung yang menghina dirinya.
- Kasih sayang seorang anak perempuan kepada orang tua terlihat dari tindakan berani Fatimah membersihkan beban di punggung ayahnya.
- Ucapan doa yang dihembuskan oleh seseorang yang hatinya didzalimi pasti tembus langsung dikabulkan Allah tanpa penghalang apapun.
