Shahih Bukhari Hadits 2718 - Sikap Nabi Saat Menerima Ucapan Salam yang Buruk
Cara Nabi Menghadapi Salam Buruk dari Orang Yahudi
Shahih Bukhari : 2718
Shahih BukhariNomor Hadis 2718
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ الْيَهُودَ دَخَلُوا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا السَّامُ عَلَيْكَ فَلَعَنْتُهُمْ فَقَالَ مَا لَكِ قُلْتُ أَوَلَمْ تَسْمَعْ مَا قَالُوا قَالَ فَلَمْ تَسْمَعِي مَا قُلْتُ وَعَلَيْكُمْ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Orang-orang Yahudi datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu mereka mengucapkan as-saamu 'alaika (Kecelakaan atau racun buatmu), maka 'Aisyah melaknat mereka. Beliau bertanya: "Kenapa kamu berbuat begitu". Aku jawab: "Apakah engkau tidak mendengar apa yang mereka ucapkan? ' Beliau menjawab: "Apakah kamu tidak mendengar apa yang aku katakan?" (Aku kepada mereka): "Wa 'alaikum (namun juga buat kalian)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Saat merespons ucapan yang tidak sopan dari non-muslim, kita tidak perlu repot-repot membalasnya dengan berteriak marah-marah.
- Menjawab singkatan dengan kata 'Wa 'alaikum' saja sudah cukup dan pantas untuk menolak keburukan orang tersebut.
- Menahan diri dari ucapan kasar adalah ciri sifat keluhuran hati serta kendali emosi yang selalu dipraktikkan Nabi.
