Shahih Bukhari Hadits 2759 - Makan Tanpa Membatalkan Wudhu

Hukum Shalat Setelah Makan Adonan Gandum Tanpa Mengambil Wudhu Kembali

Shahih BukhariNomor Hadis 2759

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى قَالَ أَخْبَرَنِي بُشَيْرُ بْنُ يَسَارٍ أَنَّ سُوَيْدَ بْنَ النُّعْمَانِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ خَرَجَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ خَيْبَرَ حَتَّى إِذَا كَانُوا بِالصَّهْبَاءِ وَهِيَ مِنْ خَيْبَرَ وَهِيَ أَدْنَى خَيْبَرَ فَصَلَّوْا الْعَصْرَ فَدَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَطْعِمَةِ فَلَمْ يُؤْتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا بِسَوِيقٍ فَلُكْنَا فَأَكَلْنَا وَشَرِبْنَا ثُمَّ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَضْمَضَ وَمَضْمَضْنَا وَصَلَّيْنَا

Suwaid bin An Nu'man Diriwayatkan dari:

Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Al Mutsannaa] telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahhab] berkata aku mendengar [Yahya] berkata telah bercerita kepadaku [Busyair binYasar] bahwa Suwaid bin An Nu'man radliyallahu 'anhu mengabarkan kepadanya bahwaDia pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada tahun perang Khaibar hingga ketika mereka sampai di daerah Ash-Shahba', yaitu sebuah tempat dekat dengan Khaibar yang merupakan dataran rendah, mereka mendirikan shalat 'Ashar lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta makanan namun tidak ada yang dapat diberikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kecuali makanan yang terbuat dari adonan gandum.Lalu makanan itu kami edarkan ke mulut-mulut kami (untuk dimakan) sehingga kami makan dan minum (hingga kenyang). Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bangkit lalu berkumur-kumur. Maka kami pun berkumur lalu kami mendirikan shalat.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Mengonsumsi makanan dan minuman secara umum tidak membatalkan wudhu seseorang yang hendak mendirikan shalat.
  • Sangat dianjurkan (sunnah) untuk berkumur-kumur membersihkan mulut dari sisa makanan atau bau sebelum melaksanakan ibadah shalat.
  • Para sahabat Nabi adalah pahlawan yang hidup penuh kesederhanaan, dengan sabar memakan bekal ala kadarnya di medan perjuangan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami