Shahih Bukhari Hadits 2765 - Kesederhanaan Nabi Mengendarai Keledai
Sikap Tawadhu Rasulullah Memboncengkan Usamah di Atas Keledai
Shahih Bukhari : 2765
Shahih BukhariNomor Hadis 2765
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو صَفْوَانَ عَنْ يُونُسَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكِبَ عَلَى حِمَارٍ عَلَى إِكَافٍ عَلَيْهِ قَطِيفَةٌ وَأَرْدَفَ أُسَامَةَ وَرَاءَهُ
Usamah bin Zaid Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengendarai keledai diatas pelana yang terbuat dari kain yang lebar lalu memboncengkan Usamah dibelakangnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kesederhanaan dalam memilih kendaraan bisa menjadi teladan agar kita tidak mudah merasa tinggi hati atau pamer harta.
- Seorang pemimpin dianjurkan bersikap akrab, seperti mau mengajak sahabat muda untuk duduk berboncengan satu kendaraan.
- Menggunakan lapisan kain empuk atau pelana di punggung kendaraan diperbolehkan supaya fisik tetap nyaman selama safar.
