Shahih Bukhari Hadits 2782 - Berbakti pada Orang Tua adalah Jihad
Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua Dibandingkan Jihad Fisik
Shahih Bukhari : 2782
Shahih BukhariNomor Hadis 2782
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْعَبَّاسِ الشَّاعِرَ وَكَانَ لَا يُتَّهَمُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَأْذَنَهُ فِي الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَيٌّ وَالِدَاكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ
Abdullah bin 'Amru Diriwayatkan dari:
Datang seorang laki-laki kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu meminta izin untuk ikut berjihad. Maka Beliau bertanya: "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" Laki-laki itu menjawab: "Iya". Maka Beliau berkata: "Kepada keduanyalah kamu berjihad (berbakti)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam.
- Pahala merawat orang tua yang masih hidup bisa setara bahkan mengalahkan pahala jihad sunnah.
- Seorang anak harus meminta izin dan memperhatikan kondisi orang tuanya sebelum pergi melakukan tugas yang berat.
