Shahih Bukhari Hadits 2809 - Doa Nabi untuk Keteguhan Jarir bin Abdullah
Akhlak Rasulullah dan Doa Keteguhan Berkuda untuk Jarir bin Abdullah
Shahih Bukhari : 2809
Shahih BukhariNomor Hadis 2809
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ قَيْسٍ عَنْ جَرِيرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مَا حَجَبَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ أَسْلَمْتُ وَلَا رَآنِي إِلَّا تَبَسَّمَ فِي وَجْهِي وَلَقَدْ شَكَوْتُ إِلَيْهِ إِنِّي لَا أَثْبُتُ عَلَى الْخَيْلِ فَضَرَبَ بِيَدِهِ فِي صَدْرِي وَقَالَ اللَّهُمَّ ثَبِّتْهُ وَاجْعَلْهُ هَادِيًا مَهْدِيًّا
Jarir Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melarangku untuk bertemu beliau semenjak aku masuk Islam dan tidaklah beliau melihat aku melainkan beliau tersenyum ke wajahku. Dan sungguh aku pernah mengadu kepada beliau bahwa aku tidak pandai dalam menunggang kuda lalu beliau memukul dadaku dengan tangan beliau lalu mendo'akan aku: "ALLAAHUMMA TSABBIT-HU WAJ'ALHU HAADIYAN MURSYIDAN" (Ya Allah, teguhkanlah dia, dan jadikanlah dia pemberi petunjuk yang lurus).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menyambut orang lain dengan wajah ceria dan senyuman adalah salah satu bentuk akhlak mulia yang dicontohkan Rasulullah.
- Kita dianjurkan untuk saling mendoakan kebaikan ketika melihat saudara kita mengalami kesulitan dalam belajar suatu keterampilan.
- Doa seorang pemimpin yang tulus dapat memberikan ketenangan dan keteguhan hati bagi yang didoakan.
