Shahih Bukhari Hadits 2819 - Bebaskan Tawanan, Beri Makan, dan Jenguk Sakit
Tiga Perintah Sosial Rasulullah: Membantu Tawanan, Orang Lapar, dan Orang Sakit
Shahih Bukhari : 2819
Shahih BukhariNomor Hadis 2819
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فُكُّوا الْعَانِيَ يَعْنِي الْأَسِيرَ وَأَطْعِمُوا الْجَائِعَ وَعُودُوا الْمَرِيضَ
Abu Musa Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam bersabda:"Bebaskanlah orang yang tertahan, maksudnya tawanan, beri makanlah orang yang kelaparan dan jenguklah orang yang sakit."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam punya tanggung jawab moral untuk berusaha membebaskan orang-orang yang sedang ditahan atau dizalimi haknya.
- Memberi makan kepada orang yang kekurangan makanan adalah tindakan kemanusiaan yang sangat diutamakan.
- Menjenguk dan menghibur orang yang sedang sakit bukan hanya bentuk kesopanan, melainkan perintah agama yang mendatangkan pahala besar.
