Shahih Bukhari Hadits 2858 - Shalat Dhuha
Rutinitas Nabi Mengutamakan Kedatangan di Waktu Siang dan Shalat Sebelum Duduk
Shahih Bukhari : 2858
Shahih BukhariNomor Hadis 2858
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ أَبِيهِ وَعَمِّهِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ كَعْبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ ضُحًى دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ
Ka'ab Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila tiba kembali dari bepergian di waktu dluha, Beliau memasuki masjid lalu shalat dua raka'at sebelum duduk.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Usahakan untuk menyesuaikan jadwal kedatangan agar tiba di kampung halaman saat waktu terang di siang atau pagi hari.
- Jangan segera mencari posisi duduk saat pertama kali memasuki masjid sesudah tiba dari perjalanan, melainkan langsung kerjakan shalat.
- Menempatkan amalan shalat sebagai pembuka rangkaian urusan penyambutan keluarga di daerah tempat asal.
- Menghindari sikap mendadak masuk rumah malam hari tanpa memberitahukan istri terlebih dahulu.
