Shahih Bukhari Hadits 2896 - Nabi Mengembalikan Pemberian Kurma Setelah Berkecukupan
Balas Budi Sang Nabi: Mengembalikan Bantuan Pohon Kurma Kaum Anshar
Shahih Bukhari : 2896
Shahih BukhariNomor Hadis 2896
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي الْأَسْوَدِ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ كَانَ الرَّجُلُ يَجْعَلُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّخَلَاتِ حَتَّى افْتَتَحَ قُرَيْظَةَ وَالنَّضِيرَ فَكَانَ بَعْدَ ذَلِكَ يَرُدُّ عَلَيْهِمْ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Ada seseorang yang meminta disegerakan bagian kebun kurma. Ketika suku Quraidhah dan An-Nadlir dapat ditaklukan, orang itu mengembalikan kepada mereka (kaum Anshar).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sikap tidak rakus dan mandiri yang ditunjukkan Nabi dengan mengembalikan harta bantuan yang tak lagi sangat dibutuhkan.
- Utang budi atau pinjaman di saat krisis hendaknya segera dikembalikan apabila kondisi ekonomi seseorang telah pulih.
- Kedermawanan dan persaudaraan sejati yang dipraktikkan kaum Anshar demi menyelamatkan nyawa saudara Muhajirinnya.
