Shahih Bukhari Hadits 3052 - Sunnah Istinsyar Bangun Tidur
Sunnah Istinsyar Saat Bangun Tidur Karena Setan Bermalam di Hidung
Shahih Bukhari : 3052
Shahih BukhariNomor Hadis 3052
حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ يَزِيدَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أُرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثًا فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jika terbangun -seingatku beliau bersabda:- seseorang dari kalian, dari tidurnya hendaklah dia berwudlu' dan beristinsyar (memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya) karena setan tidur pada batang hidung orang itu".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setan menyukai tempat-tempat berongga yang tidak dibersihkan di dalam tubuh manusia untuk dijadikan tempat bernaung saat malam.
- Pentingnya melakukan istinsyar (mencuci lubang hidung) sebanyak tiga kali segera setelah terbangun dari tidur.
- Menjaga kesucian fisik akan memberikan dampak langsung pada kesegaran batin dan kualitas ibadah di pagi hari.
