Shahih Bukhari Hadits 3117 - Alasan Ka'bah Tidak Dibangun Utuh
Kebijaksanaan Rasulullah dalam Merenovasi Bangunan Ka'bah
Shahih Bukhari : 3117
Shahih BukhariNomor Hadis 3117
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ ابْنَ أَبِي بَكْرٍ أَخْبَرَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَمْ تَرَيْ أَنَّ قَوْمَكِ لَمَّا بَنَوْا الْكَعْبَةَ اقْتَصَرُوا عَنْ قَوَاعِدِ إِبْرَاهِيمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا تَرُدُّهَا عَلَى قَوَاعِدِ إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ لَوْلَا حِدْثَانُ قَوْمِكِ بِالْكُفْرِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ لَئِنْ كَانَتْ عَائِشَةُ سَمِعَتْ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أُرَى أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرَكَ اسْتِلَامَ الرُّكْنَيْنِ اللَّذَيْنِ يَلِيَانِ الْحِجْرَ إِلَّا أَنَّ الْبَيْتَ لَمْ يُتَمَّمْ عَلَى قَوَاعِدِ إِبْرَاهِيمَ وَقَالَ إِسْمَاعِيلُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Tahukah kamu bahwa kaummu ketika membangun Ka'bah (memperbaikinya), mereka menggesernya dari posisi pondasi yang dibangun oleh Ibrahim". Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah tidak sebaiknya engkau kembalikan kepada posisi pondasi yang dibangun Ibrahim?" Beliau bersabda: "Seandainya tidak mempertimbangkan keadaan kaummu yang baru saja meninggalkan (zaman) kekafiran, (tentu aku sudah mengembalikannya)."Maka 'Abdullah bin 'Umar mengatakan: Sungguh seandainya 'Aisyah mendengar hal ini dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, niscaya aku tidak akan melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meninggalkan mengusap dua rukun yang mengiringi Hijr, melainkan karena Baitullah tidak disempurnakan bangunannya di atas pondasi-pondasi (yang dibangun) Nabi Ibrahim."Isma'il berkata: 'Abdullah bin Muhammad bin Abu Bakr (sebagai ganti penyebutan sekaligus nama sesungguhnya dari Ibnu Abi Bakr, perawi dari hadits ini).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang pemimpin dianjurkan menunda perbaikan fisik jika hal itu berpotensi menimbulkan fitnah besar bagi keimanan masyarakat awam.
- Area Hijr Ismail yang ada saat ini sebenarnya adalah bagian dari bangunan asli Ka'bah yang pembangunannya tidak disempurnakan.
- Para sahabat Nabi adalah orang-orang cerdas yang selalu memperhatikan detail dan alasan di balik setiap perilaku ibadah Rasulullah.
