Shahih Bukhari Hadits 3153 - Kesabaran Menghadapi Celaan Orang
Belajar Kesabaran Nabi Musa Saat Rasulullah Dituduh Tidak Adil
Shahih Bukhari : 3153
Shahih BukhariNomor Hadis 3153
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَسَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَسْمًا فَقَالَ رَجُلٌ إِنَّ هَذِهِ لَقِسْمَةٌ مَا أُرِيدَ بِهَا وَجْهُ اللَّهِ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ فَغَضِبَ حَتَّى رَأَيْتُ الْغَضَبَ فِي وَجْهِهِ ثُمَّ قَالَ يَرْحَمُ اللَّهَ مُوسَى قَدْ أُوذِيَ بِأَكْثَرَ مِنْ هَذَا فَصَبَرَ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membagi pembagian lalu ada seseorang berkata: "Sungguh pembagian ini tidak dimaksudkan untuk mengharap wajah Allah (keridlaan-Nya)." Lalu aku ('Abdullah) mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan memberitahukan apa yang dikatakan laki-laki itu, maka Beliau marah hingga aku lihat tampak kemarahan pada wajah Beliau, lalu bersabda: "Semoga Allah merahmati Musa, karena dia pernah disakiti lebih banyak dari ini dan dia tetap shabar".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Para pemimpin yang adil sekalipun tidak akan pernah luput dari ketidakpuasan dan komentar buruk dari sebagian orang.
- Cara terbaik untuk meredakan kemarahan adalah dengan mengingat perjuangan dan kesabaran orang saleh di masa lalu.
- Setiap tindakan menyakiti hati utusan Allah adalah perbuatan dosa besar yang tidak mencerminkan sikap seorang muslim.
