Shahih Bukhari Hadits 3189 - Menjaga Akidah
Larangan Memuji Nabi Secara Berlebihan
Shahih Bukhari : 3189
Shahih BukhariNomor Hadis 3189
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُ الزُّهْرِيَّ يَقُولُ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ سَمِعَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ عَلَى الْمِنْبَرِ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ
Umar Diriwayatkan dari:
Telah bercerita kepada kami [Al Humaidiy] telah bercerita kepada kami [Sufyan] berkata: aku mendengar [Az Zuhriy] berkata: telah mengabarkan kepadaku ['Ubaidullah bin 'Abdullah] dari Ibnu 'Abbas bahwa dia mendengar 'Umar radliyallahu 'anhum berkata di atas mimbar, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Janganlah kalian melampaui batas dalam memujiku (mengkultuskan) sebagaimana orang Nashrani mengkultuskan 'Isa bin Maryam. Sesungguhnya aku hanyalah hamba-Nya, maka itu katakanlah 'abdullahu wa rasuuluh (hamba Allah dan utusan-Nya)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menghindari sikap berlebihan dalam memuji makhluk, termasuk kepada Nabi, agar terhindar dari perbuatan syirik.
- Kedudukan paling terhormat bagi seorang manusia di sisi Tuhan adalah menjadi hamba Allah yang senantiasa taat.
- Menjaga kemurnian ajaran tauhid dengan selalu menempatkan setiap makhluk sesuai dengan peran dan kedudukannya yang benar.
