Shahih Bukhari Hadits 3218 - Kesabaran Nabi Terdahulu
Keteladanan Kesabaran Para Nabi Menghadapi Kaumnya yang Keras Kepala
Shahih Bukhari : 3218
Shahih BukhariNomor Hadis 3218
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حَدَّثَنِي شَقِيقٌ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْكِي نَبِيًّا مِنْ الْأَنْبِيَاءِ ضَرَبَهُ قَوْمُهُ فَأَدْمَوْهُ وَهُوَ يَمْسَحُ الدَّمَ عَنْ وَجْهِهِ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِقَوْمِي فَإِنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Sepertinya aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sedang bercerita tentang seorang Nabi diantara para nabi yang dipukuli oleh kaumnya hingga berdarah-darah sambil beliau mengusap darah yang mengalir dari wajah beliau lalu bersabda: "Ya Allah, ampunilah kaumku karena mereka orang-orang yang belum mengerti."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap pendakwah agama akan selalu diuji dengan cobaan, cacian, bahkan luka fisik dari masyarakat yang menolak kebenaran.
- Orang yang berjiwa besar akan selalu bersabar dan lebih memilih mendoakan kebaikan bagi orang yang telah menyakitinya.
- Banyak orang menentang kebenaran murni karena mereka belum mendapatkan ilmu dan belum memahami hakikat dari kebenaran itu.
