Shahih Bukhari Hadits 3225 - Hilangnya Rasa Malu Mengundang Dosa
Bahaya Kehilangan Rasa Malu Menurut Ajaran Nabi
Shahih Bukhari : 3225
Shahih BukhariNomor Hadis 3225
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ سَمِعْتُ رِبْعِيَّ بْنَ حِرَاشٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
Abu Mas'ud Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sesungguhnya diantara apa yang didapatkan manusia dari perkataan (yang disepakati) para Nabi adalah: "Jika kamu tidak malu, berbuatlah sesukamu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sifat malu adalah pengendali utama yang mencegah seseorang dari perbuatan merusak.
- Pesan untuk mempertahankan rasa malu adalah ajaran universal dari semua nabi terdahulu.
- Kehilangan rasa malu merupakan tanda bahaya bagi kerusakan moral seseorang.
