Shahih Bukhari Hadits 3297 - Telapak Tangan Selembut Sutera dan Aroma Terwangi
Menyentuh Tangan Rasulullah: Lebih Lembut dari Sutera Terhalus
Shahih Bukhari : 3297
Shahih BukhariNomor Hadis 3297
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مَا مَسِسْتُ حَرِيرًا وَلَا دِيبَاجًا أَلْيَنَ مِنْ كَفِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا شَمِمْتُ رِيحًا قَطُّ أَوْ عَرْفًا قَطُّ أَطْيَبَ مِنْ رِيحِ أَوْ عَرْفِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Anas Diriwayatkan dari:
Belum pernah aku menyentuh sutera dan tidak juga dibaj (jenis sutera lain) yang lebih lembut dibanding telapak tangan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan belum pernah aku mencium suatu aroma sekalipun atau bau minyak wangi yang lebih wangi dibanding aroma atau wangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjaga kebersihan dan aroma tubuh yang wangi sangat dianjurkan agar orang lain merasa nyaman bersama kita.
- Rasulullah diberikan keistimewaan berupa fisik yang memancarkan kelembutan dan wibawa secara bersamaan.
- Sentuhan fisik yang ramah, seperti bersalaman dengan lembut, bisa menciptakan suasana persaudaraan yang kuat.
