Shahih Bukhari Hadits 3472 - Keikhlasan Membebaskan Bilal
Prinsip Bilal bin Rabah Beramal Semata-mata Karena Allah
Shahih Bukhari : 3472
Shahih BukhariNomor Hadis 3472
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ قَيْسٍ أَنَّ بِلَالًا قَالَ لِأَبِي بَكْرٍ إِنْ كُنْتَ إِنَّمَا اشْتَرَيْتَنِي لِنَفْسِكَ فَأَمْسِكْنِي وَإِنْ كُنْتَ إِنَّمَا اشْتَرَيْتَنِي لِلَّهِ فَدَعْنِي وَعَمَلَ اللَّهِ
Qais Diriwayatkan dari:
[Bilal] berkata kepada Abu Bakar: "Jika kamu dahulu membebaskan aku untuk kepentingan dirimu sendiri maka tahanlah aku (untuk mengikuti kemauanmu), namun seandainya kamu membebaskan aku karena Allah, maka biarkanlah aku pergi untuk beramal karena Allah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Semua amal kebaikan, termasuk membebaskan orang lain dari kesulitan, harus dilandasi niat murni karena Allah (ikhlas).
- Kebebasan sejati bagi seorang Muslim adalah ketika ia bisa mempergunakan seluruh hidupnya untuk mengabdi dan beramal kepada Allah.
- Keterbukaan komunikasi dan saling mengingatkan tentang niat ikhlas antara sahabat terjalin dengan sangat baik.
