Shahih Bukhari Hadits 3480 - Shalat Witir Satu Rakaat Muawiyah
Pendapat Ibnu Abbas Mengenai Shalat Witir Mu'awiyah
Shahih Bukhari : 3480
Shahih BukhariNomor Hadis 3480
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا الْمُعَافَى عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ أَوْتَرَ مُعَاوِيَةُ بَعْدَ الْعِشَاءِ بِرَكْعَةٍ وَعِنْدَهُ مَوْلًى لِابْنِ عَبَّاسٍ فَأَتَى ابْنَ عَبَّاسٍ فَقَالَ دَعْهُ فَإِنَّهُ قَدْ صَحِبَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Ibnu Abu Mulaikah Diriwayatkan dari:
Mu'awiyah melaksanakan shalat witir setelah 'Isya' sebanyak satu raka'at sementara itu di sebelahnya ada maula Ibnu 'Abbas. Lalu maula ini menemui Ibnu 'Abbas. Maka Ibnu 'Abbas berkata: "Biarkanlah dia, karena dia telah mendampingi (bershahabat) dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat sunnah witir sah dan boleh dikerjakan hanya dengan jumlah satu rakaat saja.
- Menghormati pendapat dan amalan para sahabat Nabi karena mereka memiliki landasan keilmuan langsung dari Rasulullah.
- Pentingnya berlapang dada terhadap perbedaan cara ibadah selama hal tersebut memiliki dalil yang dapat dibenarkan.
