Shahih Bukhari Hadits 3488 - Ujian Ketaatan di Masa Fitnah
Sikap Ammar Saat Menghadapi Perselisihan Para Sahabat
Shahih Bukhari : 3488
Shahih BukhariNomor Hadis 3488
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ قَالَ لَمَّا بَعَثَ عَلِيٌّ عَمَّارًا وَالْحَسَنَ إِلَى الْكُوفَةِ لِيَسْتَنْفِرَهُمْ خَطَبَ عَمَّارٌ فَقَالَ إِنِّي لَأَعْلَمُ أَنَّهَا زَوْجَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَلَكِنَّ اللَّهَ ابْتَلَاكُمْ لِتَتَّبِعُوهُ أَوْ إِيَّاهَا
Abu Wa'il Diriwayatkan dari:
Ketika 'Ali mengutus ['Amar] dan Al Hasan ke kota Kufah untuk mengerahkan mereka berjihad, 'Ammar menyampaikan khuthbah, dia berkata: "Sungguh aku mengetahui bahwa dia (maksudnya 'Aisyah) adalah istri beliau (shallallahu 'alaihi wa sallam) di dunia dan akhirat, akan tetapi sekarang Allah menguji kalian apakah akan mentaati-Nya (mentaati 'Ali sebagai pemimpin yang berarti mentaati Allah) atau mengikuti dia ('Aisyah)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Aisyah dipastikan tetap mendapat kemuliaan sebagai istri Rasulullah di kehidupan dunia maupun di akhirat.
- Berbeda pandangan atau berada di pihak yang berlawanan tidak boleh membuat kita merendahkan kehormatan seseorang.
- Perselisihan atau konflik di tengah masyarakat merupakan cara Allah menguji ketaatan dan kesabaran hamba-Nya.
