Shahih Bukhari Hadits 3494 - Kesetiaan Nabi Kepada Kaum Anshar
Pulanglah Kalian Membawa Rasulullah ke Rumah
Shahih Bukhari : 3494
Shahih BukhariNomor Hadis 3494
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَتْ الْأَنْصَارُ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ وَأَعْطَى قُرَيْشًا وَاللَّهِ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْعَجَبُ إِنَّ سُيُوفَنَا تَقْطُرُ مِنْ دِمَاءِ قُرَيْشٍ وَغَنَائِمُنَا تُرَدُّ عَلَيْهِمْ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا الْأَنْصَارَ قَالَ فَقَالَ مَا الَّذِي بَلَغَنِي عَنْكُمْ وَكَانُوا لَا يَكْذِبُونَ فَقَالُوا هُوَ الَّذِي بَلَغَكَ قَالَ أَوَلَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَرْجِعَ النَّاسُ بِالْغَنَائِمِ إِلَى بُيُوتِهِمْ وَتَرْجِعُونَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بُيُوتِكُمْ لَوْ سَلَكَتْ الْأَنْصَارُ وَادِيًا أَوْ شِعْبًا لَسَلَكْتُ وَادِيَ الْأَنْصَارِ أَوْ شِعْبَهُمْ
Anas Diriwayatkan dari:
Orang-orang Anshar berkata pada hari penaklukan kota Makkah: "Beliau (shallallahu 'alaihi wa sallam) memberikan harta rampasan perang (ghanimah) kepada kaum Quraisy. Demi Allah, ini adalah perkara yang mengherankan, karena pedang-pedang kitalah yang telah menumpahkan darah orang-orang Quraisy akan tetapi ghanimah dikembalikan kepada mereka." Kemudian perkataan ini sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka beliau memanggil kaum Anshar.Perawi (Anas) berkata: Maka beliau bersabda: "Apa benar berita yang telah sampai kepadaku tentang kalian?" Mereka adalah orang yang tidak berbohong. Mereka menjawab: "Benarlah berita yang telah sampai kepada engkau." Beliau berkata lagi: "Apakah kalian tidak ridla jika orang-orang kembali ke rumah-rumah mereka dengan membawa pulang ghanimah sedangkan kalian kembali ke rumah-rumah kalian dengan membawa pulang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?. Seandainya kaum Anshar melewati lembah atau celah di bebukitan pasti aku akan melewati lembah yang ditempuh kaum Anshar atau celah di bebukitan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kedekatan dan kebersamaan dengan Rasulullah jauh lebih berharga daripada seluruh harta duniawi yang fana.
- Pemimpin yang bijak akan segera merangkul dan memberi penjelasan yang menenangkan jika bawahannya merasa tidak adil.
- Kesetiaan tanpa batas yang ditunjukkan Rasulullah kepada kaum Anshar membalas semua pengorbanan mereka di masa lalu.
